22.1 C
East Kalimantan
Kamis, April 2, 2026
spot_img

Samarinda Jaga Inflasi 2,70 Persen Jelang Ramadan

Samarinda, Kaltimpulse.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kondisi ekonomi daerah tetap stabil di awal tahun 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan Samarinda pada Desember 2025 terjaga di angka 2,70 persen, berada dalam rentang target nasional 1,5 hingga 3,5 persen.

Keberhasilan ini dilaporkan Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, saat mengikuti Rakornas Pengendalian Inflasi secara virtual bersama Kemendagri, Senin (12/1/2026).

BACA JUGA: Kukar Percepat Persiapan Sekolah Rakyat di Muara Badak

Meski inflasi bulanan tercatat 0,87 persen, Pemkot Samarinda kini mengalihkan fokus pada langkah antisipatif menjelang bulan suci Ramadan untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Kami pastikan inflasi daerah tetap terkendali. Pemkot bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat koordinasi untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga,” ujarnya.

Saat ini, perhatian khusus diberikan pada fluktuasi harga cabai rawit yang menyentuh Rp67.500/kg akibat faktor cuaca, serta bawang merah yang berada di kisaran Rp45.500/kg.

Selain memantau komoditas tersebut, Pemkot memastikan stok beras melalui Bulog tetap aman hingga Lebaran 2026, sembari mengawasi distribusi minyak goreng agar tetap patuh pada Harga Eceran Tertinggi (HET).

BACA JUGA: Akses Jadi Penghambat, Satgas Evaluasi MBG di Kutim

Di sisi lain, optimalisasi produksi peternak telur lokal terus didorong untuk memenuhi kebutuhan pasar serta mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Seluruh langkah ini dilakukan melalui koordinasi ketat antara Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, hingga Perumda Varia Niaga guna menjamin kelancaran pasokan dari distributor hingga ke tangan pedagang.

Berita Terkait

- Advertisement -spot_img

Trending